Honda Beat dan New Revo Dongkrak Penjualan Astra
Topik
TEMPO Interaktif, Subang: Angka penjualan Astra Honda Motor (AHM) pada 2009 diprediksi naik 14 persen atau mencapai 3,2 juta unit. Menurut Direktur AHM Julius Aslan angka itu lebih besar dibandingkan perkiraan tahun ini sekitar 2,8 juta unit. "Peningkatan itu diharapkan mendongkrak pangsa pasar AHM dari 47 persen menjadi 48 persen," ujarnya dalam pertemuan dengan wartawan, hari ini.
Dia mengungkapkan pangsa pasar Honda tahun ini tergeser oleh Yamaha yang telah meningkatkan pangsa pasar dari sekitar 21 persen menjadi 39 persen pada 2007. "Pergeseran ini disebabkan belum adanya model baru yang sesuai selera pasar," ujarnya.
Untuk menyiasati hal tersebut, AHM berencana mengeluarkan lima produk baru, diantaranya Honda Beat, New Revo, dan CS1. Sedangkan sisanya akan menyusul akhir tahun nanti.
Peluncuran ketiga model baru itu telah meningkatkan angka penjualan hingga Juli 2008 hingga 58 persen. Atau naik dari 1.066.592 unit pada Januari-Juli 2000 menjadi 1.684.492 unit pada periode yang sama di tahun ini. Model baru ini pun membuat pangsa pasar naik sekitar 3 persen, atau dari 43 persen menjadi 46,4 persen. "Peluncuran dua model lain akan menambah pangsa pasar menjadi 47 persen," ujarnya.
Hingga Juli 2008 pasar sepeda motor nasional mengalami peningkatan hingga 46 persen, atau naik dari 2,4 juta unit pada tahun lalu menjadi 3,63 juta unit di periode yang sama tahun ini. Julius mengatakan prediksi pasar nasional hingga akhir tahun sekitar 6 juta unit. "Target penjualan Honda sendiri sebesar 2,8 juta unit," ujarnya.
Menurut Julius, pangsa pasar motor Jawa-Bali sekitar 27 persen, sedangkan sisanya berada di luar Jawa-Bali. Dari pangsa pasar itu, Honda mengambil bagian 35 persen untuk Jawa-Bali dan 75 persen pasar di luar Jawa-Bali. Hingga sekarang, kata Julius, AHM masih memimpin pasar motor nasional, "Diikuti Yamaha sebesar 39,1 persen dan Suzuki 13,6 persen," ujarnya.
CORNILA DESYANA
Komentar (1)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Kabut Asap di Singapura Diprediksi Bertahan Lama
- DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM
- Ada Pekik 'Kopassus' di Luar Pengadilan
- Joki SBMPTN Yogya Berkeliaran Secara Terbuka
- Singapura: Kabut Indonesia Terparah Sepanjang Masa
- Label Merah untuk Makanan Tidak Sehat
- Jokowi Diminta Selalu Ajak Staf Blusukan


