Kereta Anjlok, 14 Perjalanan Kereta di Jombang Dibatalkan:
TEMPO Interaktif, Jombang: Sejumlah 14 perjalanan kereta yang sedianya melalui Stasiun Jombang terpaksa dibatalkan. Hal itu disebabkan proses evakuasi 8 dari 9 gerbong bahan bakar minyak yabg anjlok pada Jumat (29/8) pagi di Jembatan Kertosono, Nganjuk.
Rute perjalanan yang dibatalkan itu adalah Kereta Rel Diesel (KRD) jurusan Kertosono - Surabaya, Kereta Dhoho jurusan Surabaya - Blitar, Kereta Pasundan jurusan Surabaya - Kertosono, Kereta Sancaka jurusan Surabaya - Kertosono dan Kereta Argowilis jurusan Surabaya dan Solo.
Jalur itu, kereta Bangunkarta jurusan Jakarta - Surabaya, Kereta Bima dari Surabaya ke Jakarta hanya sampai Kertosono (Nganjuk) dan Kereta Mutiara Selatan dari Bandung - Surabaya, tidak bisa sampai ke temnpat tujuan dan hanya sampai Kertosono (Nganjuk).
Jalur lain yang dibatalkan adalah kereta Sritanjung jurusan Jogyakarta- Banyuwangi, Logawa jurusan Jember dan Purwokerto, Gayabaru jurusan Surabaya - Kertosono, Dhoho jurusan Surabaya - Blitar, Bima jurusan Surabaya - Gambir, Mutiara Selatan jurusan Surabaya - Bandung dan Kereta Turangga jurusan Surabaya Bandung.
Pembatalan 14 perjalanan kereta api diumumkan melalui sejumlah poster yang dipasang di Stasiun Kota Jombang. Ini membuat penumpang yang datang ke Stasiun terpaksa pulang dengan kecewa karena perjalanannya harus dibatalkan.
Pegawai kantor pemesanan tiket Stasiun Jombang, Mahmud mengatakan selain dibatalkan, rute kereta Argowilis tujuan Jakarta pemberangkatannya dimulai dari Kertosono pada pukul 13.30 WIB.
"Penumpang dinaikkan bus menuju Kertosono, lalu naik kereta melaju ke Jakarta," ujarnya. Apabila proses evakuasi kereta belum selesai hingga besok, PT KAI kata dia akan kembali membatalkan perjalanan kereta pada besok.
Dini Mawuntyas














