Topik
Warga Sayangkan Debat Pilgub Sum-Sel Tidak Lengkap
TEMPO Interaktif, Palembang: Tidak hadirnya pasangan Syahrial Oesman dan Helmi Yahya (SOHE) dalam acara debat pemilihan gubernur disayangkan warga Sumatera Selatan (Sum-Sel). Sebab, perdebatan yang disiarkan langsung oleh sebuah stasiun televisi itu semestinya dapat menjadi pendidikan politik bagi masyarakat.
"Kecewa sih, karena hanya satu pasangan yang hadir, sehingga tidak bisa mendengar statement pasangan calon lainnya," kata Yuni, warga Kebun Bunga, Palembang, yang berharap calon pimpinan daerahnya dapat mengutarakan visi dan misinya.
Ketua KPU Provinsi Sum-Sel, Syafitri Irwan, juga merasakan hal yang sama. "Sayang sekali acara ini tidak dimanfaatkan dengan baik, terakhir (kami) (ber)hubungan 15 menit sebelum acara dimulai dengan tim sukses pasangan SOHE, tetapi mereka tetap tidak bisa hadir,” kata Syafitri usai acara debat di hotel Aston Palembang, Jumat (29/8) malam.
Sebelumnya, Sekretaris Tim Kampanye SOHE, Agus Sutikno, sudah meminta KPU Provinsi Sum-Sel untuk mengundurkan pelaksanaan debat pada 31 Agustus mendatang. Alasannya, di tanggal 29 Agustus, pasangan SOHE memiliki agenda lain, yakni mendampingi Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati dalam rangka kampanye ke Lubuk Linggau yang jarak tempuhnya mencapai sekitar delapan jam dari Palembang.
Namun permintaan ini ditolak oleh KPU Provinsi Sum-Sel. Sebab, menurut Safitri, acara debat kandidat ini sudah dirancang lama dan membutuhkan persiapan yang matang.
Ketidakhadiran pasangan SOHE di acara Debat Kandidat yang diselenggarakan KPUD Sumsel bekerja sama dengan stasiun Metro TV, Jum’at (29/8) malam, membuat pasangan Alex Nurdin dan Eddy Yusuf (ALDY) kurang bersemangat. “Yang jelas, kami pegang komitmen untuk hadir dalam acara ini," kata Alex Nurdin.
Sementara itu, konsultan strategi politik pasangan ALDY, Rizal Mallarangeng, juga menanggapi ketidakhadiran pasangan SOHE dalam acara debat. “Debat itu bukan menyangkut kandidat, tapi lebih menyangkut masyarakat Sum-Sel. Sebab merekalah yang mempunyai kepentingan lima tahun kedepan. Sedangkan KPU merupakan representasi dari kepentingan masyarakat itu sendiri. Karenanya pasangan ALDY bersedia hadir pada acara ini sebagai wujud dari apresiasi kepada masyarakat," kata Rizal, Jumat (29/8), di Palembang.
Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sum-Sel akan dilaksanakan 4 September 2008 dengan dua pasangan calon yaitu Alex Noerdin dan Eddy Yusuf yang didukung oleh Partai Golkar dengan pasangan Syahrial Oesman dan Helmy Yahya yang didukung PDI Perjuangan.
Arif Ardiansyah
Web via