Suara Terbanyak Jangan Rugikan Perempuan
TEMPO Interaktif, Jakarta: Suara Terbanyak Jangan Rugikan Perempuan
Jakarta - Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta menilai hal wajar apabila ada partai yang mengusulkan penentuan suara calon ditentukan dengan suara terbanyak, bukan dengan nomor urut seperti dalam Undang Undang Pemilu. Tapi dia meminta itu jangan sampaik mengorbankan keterwakilan perempuan. "Prinsipnya jangan sampai merugikan perempuan," kata Meutia usai peresmian Pameran Satu Abad Kebangkitan Perempuan di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (30/8).
Sebelumnya, Partai Golkar, Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional menyatakan akan menggunakan suara terbanyak dalam menentukan calon calon legislatif yang akan menduduki kursi di DPR.
Meutya Hatta mengatakan, meskipun akhirnya ada partai yang memilih suara terbanyak sebagai cara penentuan calon, namun keterwakilan perempuan minimal 30 persen di parlemen tetap harus dicapai. "Keterwakilan perempuan tetap harus dicapai," katanya.
Sebagai Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Meutia mengatakan partainya menetapkan caleg perempuan sebanyak 45 persen dari total calon yang diajukan.
Ninin Damayanti
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Yahoo! Akan Beli Tumbrl Rp 10 Triliun
- Kantor Harian Radar Bone Dirusak
- Fathanah: Kekuatanku Sekarang Cuma Tuhan dan Sefti
- Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf
- Peneliti Remaja Indonesia Borong 3 Medali Emas
- KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Ditjen Kebudayaan
- Marquez Raih Pole Position di Moto GP Perancis














