Petani Korban Sriwijaya Air Terancam Tak Terima Santunan
TEMPO Interaktif, Jambi:Keluarga petani yang tertabrak pesawat Sriwijaya Air, Rabu (27/8/2008) sore, yakni Seno, 50 tahun, Pasri, 40 tahun dan anaknya Rahmad Sodikin, 4 tahun, terancam tidak menerima santunan dari PT Jasa Raharja.
"Tidak ada aturan dalam UU Nomor 33 tahun 1984, tentang santunan Jasa Raharja yang mengatur pemberian santunan kepada korban tertabrak pesawat, kecuali korban penumpang", kata Budi Sulistijo, kepala Cabang PT Jasa Raharja Jambi, kepada wartawan, Minggu (31/8).
Hanya, kini Jasa Raharja Jambi sedang mencari solusi masalah ini. Mereka akan berkoordinasi dengan manajemen Sriwijaya Air.
Pernyataan tersebut, bertentangan dengan apa yang pernah disampaikan Humas PT Jasa Raharja setempat, beberapa waktu lalu saat membesuk korban Sriwijaya Air di Rumah Sakit Asia Medika Jambi. Saat itu Humas Jasa Raharja berjanji akan membayar biaya berobat dan santunan kepada semua korban, termasuk keluarga Seno.
Keluarga Seno mengalami luka parah karena ditabrak pesawat. Dia harus diamputasi tangan kanan dan kaki kirinya. Adapun istrinya Pasri, mengalami luka kepala bagian belakang dan anaknya Rahmad harus dioperasi kedua kakinya yang patah tulang. Semua biaya pengobatan itu sudah dijamin sepenuhnya pihak Sriwijaya Air.
"Sesuai dengan intruksi dari Chandra Lie, Presiden Direktur Sriwijaya Air akan menjamin semua biaya berobat keluarga Seno dan bahkan telah menyatakan bersedia untuk memberi beasiswa bila Rahmad ingin menempuh pendidikan sebatas dia mau," kata Fajar Aditya, Manajer Distrik Jambi Sriwijaya Air.
Tidak hanya itu, Chandra Lie sendiri belum lama ini kepada keluarga Seno sewaktu membesuk korban di Rumah Sakit Asia Medika berjanji akan menanggung semua kebutuhan hidup keluarga ini hingga akhir hayat.
Begitu pula dengan Muhammad Basuki, Kapten Pilot Sriwijaya Air yang mengalami musibah ini, menyatakan bersedia mengadopsi Rahmad Sodikin, untuk diagkat menjadi anak, bila keluarganya mau memberikannya.
Syaifol Bakhori
Bagaimana menurut Anda? Manusiawikah tindakan Jasa Raharja dan Sriwijaya Air ini? Tuliskan komentar Anda di bawah ini.
Komentar (1)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Nasional
- Ini Kunci Sukses Ujian Nasional SMAN 8 Jakarta
- Hitung Uang Labora, Polisi Minta Bantuan Akuntan
- Mobil Luthfi Terkait Kasus Pencucian Uang Fathanah
- Ketua MA Akan 'Jewer' Hakim Selingkuh
- Darin Mumtazah Pernah Nunggak Bayar Sekolah
- Perwira Polisi Sabang Gegerkan Warga
- Komnas HAM: Toleransi Beragama Indonesia Memburuk














