Jemaah Ahmadiyah Dilarang Salat
TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) mengaku heran dengan munculnya pelarangan beribadah di di Sumatera Selatan. Namun untuk menjaga keamanan, pihaknya sudah menurunkan sejumlah plang nama organisasinya di Palembang.
"Aktivitas kami ya salat. Masak saat juga dilarang?," kata pengurus dan anggota Jemaah Ahmadiyah Indonesia, Hafiz saat dihubungi Tempo, Senin (1/9).
Menurut Hafiz, pihaknya sudah mendengar keputusan Gubernur Sum-Sel yang melarang seluruh aktivitas Ahmadiyah di Sum-Sel. Namun ia belum menerima surat resmi. "Kami sudah mendengar dari kawan-kawan tadi yang datang ke kantor," katanya.
Menanggapi keputusan tersebut, Hafiz mengatakan sikap Ahmadiyah akan sama dengan ketika menghadapi Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang dikeluarkan beberapa waktu lalu. Menurutnya, soal agama, keyakinan, dan keamanan itu tanggung jawab pusat. Oleh karena itu, pihaknya akan tetap berpegang pada SKB tiga menteri. Meski demikian, plang-plang bertuliskan Ahmadiyah kini mulai diturunkan.
Arif Ardiansyah
Komentar (1)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Nasional
- Busyro: KPK Bisa Segera Tahan Andi Mallarangeng
- Begini Sukotjo Antar Duit Rp 2 Miliar ke Djoko
- Ahmad Rozi Akui Diminta Luthfi Siapkan Data Daging
- Eksekusi Supersemar, Kejaksaan Cari Berkas Putusan
- Revitalisasi Situs Soekarno Rp 44,5 Miliar
- Pemilik Akun @benhan Jadi Tersangka
- Saat Kelulusan, Darin Mumtazah Tak Ada di Sekolah














