Meredupnya Lampu Menara Eiffel
TEMPO Interaktif, Paris: Turis-turis yang mengunjungi Prancis pasti akan menyempatkan untuk mengunjungi Menara Eiffel. Menara yang dibuat oleh arsitek Gustav Eiffel itu telah menjadi salah satu ikon tersendiri di Kota Cahaya (julukan lain Paris).
Tapi ada sesuatu yang berbeda pada bulan Oktober. Terkait isu penghijauan, kerlap-kerlip sinar lampu yang biasanya menerangi Menara Eiffel akan dimatikan. Program ramah lingkungan juga menjadi alasan utama pemerintah kota melakukan hal ini.
Biasanya sejak 1 Januari 2000, setiap jam setelah senja datang 20 ribu kerlap-kerlip sinar lampu akan menerangi menara yang dibangun dari 1887 hingga 1889 tersebut.
Tapi bulan depan turis-turis akan kehilangan salah satu pemikat kota Paris tersebut. Pemerintah kota melalui Sete (perusahaan pengelola Menara Eiffel), akan mengurangi dari 400 ke 200 jam penggunaan lampu setiap tahunnya.
“Keputusan ini di luar hal yang berbau simbol. Tapi terkait pencitraab ini memperlihatkan bahwa kami tengah mempraktekkan pengembangan ramah lingkungan,” kata Deputi Walikota Paris Bertrand Delanoe, seperti dilansir Telegraph Senin (1/9).
Selain mengurangi jumlah lampu untuk penerangan, pemerintah kota Paris juga telah memberlakukan sistem tiket daur ulang. Sete menyatakan bahwa semua listrik yang dipakai diambil dari energi yang dapat diperbaharui.
Bagus Wijanarko | Telegraph