Topik
Pengurus Organisasi Asing di Aceh-Nias Bertemu Wakil Presiden
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta sejumlah proyek rehabilitasi Aceh dan Nias dilanjutkan, meksi program kerja sejumlah lembaga asing di dua daerah itu telah selesai. "Pak Wakil Presiden mengatakan agar memikirkan kelangsungan program pembangunan di Aceh-Nias, terutama soal pendidikan," kata Chairman Indogerm, Danny Jozal, seusai bertemu Kalla di kantor wakil presiden, Selasa (2/9).
Indogerm merupakan satu organisasi nonprofit yang membantu rehabilitasi Aceh-Nias. Organisasi ini melaporankan selesainya masa tugas kepada Wakil Presiden. Organisasi gabungan Indonesia-Jerman itu telah selesai membantu rehabilitasi Aceh sejak Juli 2008.
"Kami melaporkan, selesainya tugas organisasi yang kami bentuk untuk rehabilitasi korban bencana di Aceh dan Nias," kata Danny.
Sebanyak 50 lembaga donor dari Jerman telah mendanai 30 proyek rehabilitasi. Perusahaan Jerman menyumbang sekitar Euro 90 juta. Sementara lembaga donor dari institusi jerman untuk bantuan negara berkembang memberikan kontribusi sebesar Euro 225 juta.
"Sehingga total dana proyek rehabilitasi Indogerm mencapai Euro 315 juta," katanya.
Dana itu dipakai untuk proyek bantuan urgensi, seperti pengiriman makanan, pakaian. kedua, proyek pendidikan yang menghabiskan Euro 56 juta. "Fokusnya untuk membangun 3 SMK di Banda Aceh berikut peralatannya," kata Danny.
Ninin Damayanti