Teridentifikasi, Jenazah Warga Indonesia Korban Spanair


Grafis Terkait

TEMPO Interaktif, Jakarta: Jenazah Nguni Toka Rondonuwu, warga negara Indonesia korban kecelakaan pesawat Spanair, akhirnya berhasil diidentifikasi oleh keluarganya pada Sabtu (30/8) waktu Spanyol.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Spanyol sudah mengurus persiapan kepulangan jenazah Nguni ke Tanah Air. Sejauh ini rencana kepulangan jenazah dijadwalkan pada Selasa (2/9) dari Madrid, dan direncanakan tiba di Indonesia Rabu (3/9).

Bila ada penerbangan langsung ke Manado pada Rabu, jenazah Nguni akan diterbangkan bersama keluarganya segera ke kampung halaman mereka di Manado, Sulawesi Utara. "Proses identifikasi berlangsung cepat. Mayat Nguni sudah ditemukan, dan bisa segera dibawa pulang," kata juru bicara Departemen Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah.

Nguni yang berusia 31 tahun, adalah anak kapal yang tengah dalam perjalanan ke Kepulauaun Canary. Kecelakaan yang menimpa pesawat Spanair MD-82 pada Rabu 20 Agustus lalu itu, telah menewaskan 153 orang dan 19 orang yang selamat dilaporkan mengalami luka parah.

Pesawat jenis Boeing bernomor penerbangan JK5022 ini hendak menuju Las Palmas, Kepulauan Canary, terbakar sesaat setelah lepas landas di Bandara Internasional Barajas, Madrid.

Bobby Chandra 
  

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X