PLN dan Mitsubishi Jajaki Kerja Sama Pembangkit

TEMPO Interaktif, Jakarta: PT PLN (Persero) menjajaki kerja sama pembangunan pembangkit dengan Mitsubishi. Soal pendanaan akan dipenuhi oleh Japan Bank for International Cooperation (JBIC).

"Tadi Mitsubishi sudah duluan bertemu dengan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara," kata Direktur Utama PLN, Fahmi Mochtar, seusai bertemu Menteri Negara BUMN, di Gedung Garuda, hari ini. 

Sayangnya, Fahmi belum bersedia menjelaskan lokasi pembangunan, kapasitas dan nilainya. "Karena ini masih dalam tahap awal pembicaraan, kalau sudah selesai pasti kami buka," ujar dia.

Sementara, ia melanjutkan, terkait pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Tanjung Jati B di Jawa Tengah, PLN telah memasuki tahap pembicaraan harga jual listrik. "Soal nilai proyek sudah tidak kami bicarakan, tapi lebih ke harga jual listrik per kilo watt per jam (KwH)," kata Fahmi.

Wakil Direktur Utama PLN Rudiantara ikut menjelaskan, bahwa pendanaan pembangunan pembangkit Tanjung Jati B dengan kapasitas 1.300 mega watt (MW) juga berasal dari JBIC. PLN memperkirakan pembangunan ini akan rampung tahun 2011. "Biasanya pembangunan butuh waktu tiga tahun," kata Rudi.

WAHYUDIN FAHMI