Korban Lumpur Lapindo Desak Presiden Evaluasi Aturan Ganti Rugi
TEMPO Interaktif, Jakarta: Koalisi untuk Keadilan Korban Lumpur Lapindo menyesalkan pembayaran penanggulangan lumpur Lapindo belum tuntas. Mereka mendesak Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2007 tenteng perhitungan ganti rugi dievaluasi.
Menurut korban, realisasi ganti rugi berdasarkan peraturan di atas belum semua terpenuhi. "Banyak yang belum kebagian ganti rugi ," ujar Wiwik Wahjutini, warga Desa Siring, Sidoarjo, Jawa Timur.
Sekitar 20 warga korban lumpur Lapindo kemarin datang ke kantor Kolasi di markas Kontras Jakarta. Mereka mewakili korban baik dari desa terdampak atau
tidak terdampak semburan lumpur Lapindo.
Warga menuntut ketegasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Berbagai cara mereka tempuh, antara lain menemui Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah dan Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto. Hasilnya belum memuaskan. "Kami sudah kirim surat ke Presiden untuk bertemu, tapi belum
ditanggapi," kata Sep Muhammad, warga dari Gelagah Arum.
Usman Hamid, Koordinator Kontras, mengatakan hingga sekrang sekitar 1.364
berkas ganti rugi milik warga belum mendapat pembayaran 20 persen jual beli aset. Selain itu sebanyak 7.500 berkas atau sekitar 68 persen berkas belum mendapatkan sisanya, 80 persen pembayaran.
Kurang lebih 800 hektare area padat huni di Porong kini terkena luberan lumpur yang mengandung zat beracun. "Sedikitnya sudah empat orang warga korban Lapindo meninggal menghirup gas beracun dari lumpur Lapindo," katanya.
Warga menyesalkan komitmen pemerintah dalam pelunasan ganti rugi yang
setengah-setengah. Dalam pidato kenegaraan, kata Usman, Presiden
memberi kesan persoalan ganti rugi bagi korban Lapindo telah beres. "Padahal
kenyataan di lapangan sebaliknya," kata dia.
Ninin Damayanti
Komentar (1)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Farhat Jadi Tersangka, Ahok Sudah Lupa
- Safari 'Pencitraan' 2014, Gita Wirjawan Menjawab
- Jurus Sukses UN SMAK 1 BPK Penabur Jakarta
- Ini Syarat Menjadi Manajer Manchester City
- Orang Cerdas Tak Mampu Lihat Gerakan Besar?
- Robot Pintar Ini Digerakkan oleh Ponsel
- X-Wing, Pesawat Luar Angkasa Star Wars, Mendarat di New York














