Oemar Dahlan, Wartawan Senior Kalimantan Timur, Berpulang

TEMPO Interaktif, Samarinda: Kalimantan Timur kehilangan seorang wartawan seniornya, Oemar Dahlan, di usia 94 tahun. Oemar Dahlan menghembuskan nafas terakhir kemarin (6/9) sekitar pukul 14.00 di kediamannya, Kelurahan Bandara, Jalan Belibis Samarinda Utara, Kalimantan Timur.

Firdaus, putra keenam Oemar Dahlan, mengatakan sejak tiga bulan terakhir bapaknya sudah tidak pernah lagi keluar rumah. Menurutnya, kakek bercucu lebih dari 25 orang itu juga tak pernah mengeluhkan sakitnya.

Sebagai seorang jurnalis, kata Firdaus, ingatannya tak pernah lekang di usia senjanya. "Yang dikeluhkan hanya tak bisa tidur, keluhan lainnya tak ada," katanya.

Sejumlah wartawan senior dan junior di Samarinda telah bekunjung ke rumah Oemar sejak siang hingga malam. Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Syaiful Teteng, juga tampak di rumah Oemar hingga malam hari.

Hingga Sabtu malam, jenazah masih berada di rumah duka. Pengajian masih digelar di rumah duka.

Pria kelahiran 12 Desember 1913 itu menggeluti dunia jurnalistik sejak tahun 1930. Oemar yang mengenyam pendidikan Hollandsch Inlandsche School (HIS) memulai menulis dan mengirimkannya ke media (freelance).

Baru di tahun 1934, dia menjadi koresponden Stadsredacteur. Kemudian Oemar aktif di surat kabar harian Pewarta Borneo, sebuah koran Tionghoa-Melayu yang terbit di Samarinda.

Pada 1938 Oemar pernah menjadi Pemimpin Redaksi SKH Pantjaran Berita. Pada tahun 1942, Oemar tak aktif karena pada masa itu Pantjaran Berita tidak terbit akibat perang dunia pecah.

Karir Oemar tak berhenti di situ, pada 1946-1951 ia aktif di dunia jurnalistik dam menjadi Pemimpin Redaksi surat kabar tengah mingguan Masyarakat Baru di Samarinda.

Sejak 1 Desember 1951 Oemar menjadi PNS. Sejak itu Oemar tak lagi aktif di dunia jurnalistik. Meski demikian, darah wartawan Oemar tetap mengalir. Buktinya, setelah pensiun, ia kembali menggeluti dunia 'kuli tinta' dengan status freelance. Status ini dijalani selama kurang lebih 20 tahun, sampai memasuki dasa warsa 1990-an.

Oemar disemayamkan hari ini (7/9) sekitar pukul 09.00 pagi di Kuburan Muslimin, Jalan Ahmad Dahlan  Samarinda. "Keluarga ikhlas melepas kepergian ayahan tercinta," ujar Firdaus.

Firman Hidayat