Rumput Laut Bekasi Kurang Diminati
Topik
TEMPO Interaktif, Bekasi: Rumput laut asal Kabupaten Bekasi kurang diminati di pasaran. Penyebabnya, kualitas rumput laut menurun karena dipanen lebih awal.
Mahali, 33 tahun, petani rumput laut Kampung Sembilangan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, jumlah produsen yang memesan rumput laut untuk diolah menjadi bahan kue dan makanan terus menurun.
Saat ini, produksi rumput laut di pesisir pantai utara Bekasi itu hanya dijual ke Medan, Sumatra Utara. "Banyak rumput laut yang diproduksi tidak terjual," kata Mahali ketika dikonfirmasi Tempo, Senin (8/9).
Padahal, lanjut Mahali, jumlah produksi rumput laut saat ini melimpah. Satu hektar tambak, bisa memproduksi 1,5-2 ton untuk sekali panen yang dilakukan setiap tiga hari.
Hasil produksi memang di bawah standar ideal. Ukuran panjang rumput laut kurang dari 10 sentimeter, semestinya 10-15 sentimeter.
Hamluddin
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Wapres Barcelona: Mourinho Itu Momok bagi Spanyol
- Jokowi: Siapa Saya, Kok Dibikinin Film?
- Dugaan Korupsi Rp 700 Miliar, Menteri Nuh: Saya Pelajari
- Awak Pesawat Amerika Diizinkan Menginap di Aceh
- PKS Klaim Bisa Himpun Rp 2 Triliun Secara Sah
- Layani Pasien KJS, Rumah Sakit Pemerintah Nombok
- Gita Wirjawan-Jokowi Tampil di SCTV
Berita Utama Metro
- Layani KJS, RS Puri Medika Malah Rugi 30 Persen
- Empat Bangunan Usaha Dibongkar
- Lagi, Kampung Pulo Terendam Banjir 2 Meter
- Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Jatinegara
- Pendaki Asal Depok Meninggal di Puncak Arjuna
- Warga Ingin Terlibat Normalisasi Waduk Pluit
- Pembongkaran Bangunan di Waduk Pluit Mulai Pagi













