Topik
Komisi Kepolisian Belum Ajukan Nama Calon Kapolri
TEMPO Interaktif, Jakarta :Hingga hari ini (9/9) Komisi Kepolisian Nasional belum menyodorkan nama kandidat Kepala Kepolisian Republik Indonesia kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal hari ini merupakan batas akhir Jenderal Sutanto menjabat sebagai Kapolri.
Menurut anggota Kompolnas Novel Ali, sejauh ini komisi masih menggodok kriteria calon Kapolri yang akan diajukan ke Presiden. "Kita berharap secepatnya," ujar Novel lewat percakapan telepon Selasa siang(9/9).
Kompolnas, kata Novel, tidak bisa begitu saja menyegerakan proses tanpa pertimbangan matang. "Kami bertanggung jawab langsung kepada presiden," ucapnya.
Anggota Kompolnas lain Adnan Pandu Praja, mengaku belum mengetahui jika Kompolnas belum mengagendakan usulan pergantian Kapolri. "Saya masih di luar kota dan belum ada undangan untuk membahas itu," tutur Adnan.
Namun, kata Novel Ali, pembahasan pergantian Kapolri bukan satu-satunya prioritas Kompolnas saat ini. "Tugas Kompolnas juga membahas arah kebijakan Polri," ujar Novel.
Persoalan itu tak kalah pentingya, sehingga menuntut alokasi waktu Kompolnas. Da saat ini, Novel tengah melakukan pembahasan secara intensf persoalan itu, degan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat di Semarang. "LSM dan LBH seperti Central Java Police Watch memberi masukan kepada kami," ujar Novel.
Padahal sebelumnya santer tersiar, Kompolnas terlalu tergesa-gesa untuk memperpanjang masa jabatan Jenderal Sutanto sebagai Kepala Kepolisian RI. Hal itu tersirat dalam rapat tertutup antara Kompolnas, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, Menkopolhukam yang juga Ketua Komisi Kepolisian Nasional Widodo AS, dan Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalatta beberapa waktu lalu.
Heru Triyono





