Aktivitas Pasar Tumpah di Pantura Dihentikan pada H-5
Topik
TEMPO Interaktif, Cirebon: Sejumlah pasar tumpah di ruas pantai utara Jawa, mulai dari Indramayu hingga Cirebon, akan dihentikan aktivitasnya lima hari menjelang Lebaran karena dikhawatirkan bisa menjadi penyebab kemacetan lalu lintas.
Di Kabupaten Indramayu, terdapat sedikitnya delapan pasar tumpah yang bisa menjadi biang kemacetan, yaitu Pasar Sukra di Kecamatan Sukra, Pasar Patrol dan Pasar Bugel di Kecamatan Patrol, Pasar Eretan Wetan, Pasar Parean dan Pasar Cilet di Kecamatan Kandanghaur. Ada pula Pasar Bangkir di Kecamatan Lohbener dan Pasar Karangampel di Kecamatan Karangampel.
Sedangkan di Kabupaten Cirebon terdapat Pasar Tegalgubung di Kecamatan Arjawinangun, Pasar Minggu di Kecamatan Palimanan, Pasar Jamblang di Kecamatan Jamblang, Pasar Plered dan pasar kuenya, Pasar Mundu di Kecamatan Mundu, Pasar Gebang di Kecamatan Gebang, Pasar Losari di Kecamatan Losari. Sedangkan di jalur pantura tengah Kabupaten Cirebon terdapat Pasar Celancang.
Kapolwil Cirebon, Komisaris Besar Nasser Amir, saat ditemui usai rapat koordinasi lintas sektoral dengan Polwil Purwakarta dan Polwil Pekalongan di Mapolwil Cirebon hari ini, mengatakan khusus untuk pasar tumpah pada H-5 semua sudah tidak boleh beraktivitas. "Kami sudah mengirimkan surat ke pemerintah daerah masing-masing untuk bisa menertibkannya," katanya.
Jika tidak ditertibkan, maka pihaknya yang akan melakukan penertiban itu. Ini dikarenakan kemacetan lalu lintas rawan terjadi di setiap pasar tumpah. Karena itu, menurutnya, harus ditertibkan sebelum puncak arus mudik tiba.
Sedangkan mengenai jalan, Nasser mengakui saat ini ruas pantura sudah relatif baik. Hanya yang menjadi masalah adalah perbaikan di jalur alternatif, yaitu di Cikamurang. "Berdasarkan pantauan terakhir kami, kondisinya masih mengkhawatirkan," katanya.
Karena itu ia meminta kepada pihak berwenang untuk bisa secepatnya menyelesaikan perbaikan jalan di wilayah ini, mengingat jalan ini akan digunakan sebagai penunjang jika terjadi kepadatan kendaraan di ruas pantura.
Sementara itu, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Ajun Komisaris Besar Jaya, mengatakan dari empat kilometer jalur di Cikamurang yang rusak, baru sekitar 500 meter yang diperbaiki. "Apakah pada H-7 perbaikan itu yakin bisa selesai?" tanyanya.
Jika Cikamurang jalannya masih rusak dan terjadi kepadatan di pantura,maka kendaraan terpaksa akan dialihkan ke jalur selatan, yaitu setelah keluar dari pintu tol Kopo, Purwakarta, akan langsung dialihkan ke Sadang - Purbaleunyi - Padaleunyi - Sumedang - Kadipaten - Cirebon.
Ivansyah
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Farhat Jadi Tersangka, Ahok Sudah Lupa
- Safari 'Pencitraan' 2014, Gita Wirjawan Menjawab
- Jurus Sukses UN SMAK 1 BPK Penabur Jakarta
- Ini Syarat Menjadi Manajer Manchester City
- Orang Cerdas Tak Mampu Lihat Gerakan Besar?
- Robot Pintar Ini Digerakkan oleh Ponsel
- X-Wing, Pesawat Luar Angkasa Star Wars, Mendarat di New York













