Seksualitas Ada di Kepala Ketimbang di Hormon
Topik
TEMPO Interaktif, California:
Selama ini dorongan kebutuhan seks diyakini terkait dengan proses kimia tubuh yakni hormonal. Tapi studi terbaru menduga bahwa tubuh kita dan hormon-hormonnya ternyata lebih sedikit bekerja untuk dorongan seksual ketimbang pikiran dan apa yang kita pikirkan.
Mayoritas dari 179 pasien penderita kanker serviks yang panjang umur yang diteliti melaporkan mereka masih memiliki kehidupan seks yang menyenangkan setelah dilakukan intervensi pembedahan.
Studi terbaru tersebut menjawab pertanyaan seputar peran hormon dalam aktivitas seksual. Studi dari University of Southern California-Yale University tersebut signifikan karena para peneliti mendokumentasi pengalaman-pengalaman seksual para perempuan yang diduga tak punya lagi keinginan atau ketertarikan dorongan seksual secara hormonal.
Intervernsi pembedahan kanker serviks (leher rahim) sering berupa pengangkatan indung telur, yang mengurangi atau mengeliminasi sirkulasi hormon testosteron. Hormon ini adalah satu faktor dalam dorongan seksual baik pria maupun wanita.
“Temuan kami yang mendemonstrasikan keberadaan besarnya kebutuhan dan kepuasan seks di tengah absennya satu hormon krusial menunjukkan betapa pentingnya komponen non hormonal dalam dorongan dan kepuasan seksual,” ujar kepala periset Howard Greenwald yang juga profesor di University of Southern California, Senin lalu.
Ditambahkan Greenwald, “Itu artinya kunci kepuasan seksual lebih sedikit soal biologi dan lebih banyak psikologis.”
Studi bertajuk “Seksualitas dan Fungsi Seksual pada Pasien Kanker Serviks yang Panjang Umur” itu muncul dalam edisi terbaru Journal of Women's Health.
Psych Central/dwi arjanto
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura













