Pemilu Presiden Putaran Pertama 6 Juli 2009


TEMPO Interaktif, Jakarta:  Ketua Komisi Pemilihan Umum Abdul Hafiz Anshary mengatakan ,rancangan jadwal tahapan pemilihan Presiden telah disusun. KPU menetapkan pemilihan Presiden pada 6 Juli 2009.  "Rancangan itu sempat diajukan kepada Komisi II DPR beberapa waktu lalu, sebagai pertimbangan," kata Hafiz di Kantor KPU, Kamis (11/9).

Menurut Hafiz,  jadwal yang  ditetapkan Komisi Pemilihan  mengacu pada penyelesaian Undang Undang Pemilihan Presiden. "Hal itu sebagai antisipasi saja. Kemungkinan tahapan pemilihan presiden  kemungkinan akan padat," katanya.

Pertimbangan utama dari rancangan tersebut mengantisipasi kemungkinan adanya pemilihan presiden  putaran kedua. Menilik pada Pemilihan 2004 lalu, KPU menjadwalkan pemungutan suara tahap II akan dilakukan pada 21 September 2009. "Oktober, presiden dan wakil presiden  bisa dilantik," katanya.

Dia menambahkan KPU bersama DPR  siap mengantisipasi kemungkinan adanya sengketa pemilihan. Berdasarkan UU Pemilihan Presiden  lama, sengketa Pemilu ditetapkan 14 hari sebagai masa penyelesaian. Namun, pada prosesnya, sengketa tersebut berlangsung 21 hari, tujuh hari lebih lama dari ketentuan.

Hafiz menuturkan hal itu yang seharusnya menjadi pertimbangan DPR dan Pemerintah saat menyusun RUU Pilpres. "Jika molor, dikhawatirkan berpengaruh kepada proses pelantikan," ujarnya. KPU, kata dia, akan membahas rancangan tahapan selambat-lambatnya Januari 2009. "Januari sudah selesai penjadwalanya," katanya.

Eko Ari Wibowo

Komentar (10)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
untuk menciptakan daulat adil dan makmur wajib hukumnya antara imam,umara,dan kaum ulamanya bersatu,dalam mempertahankan keamanan negara dari ancaman,tantangan,hambatan dan gangguan dari dalam maupun luar negeri.
0
0
menjadi pemimpin adalah amanah yang di berikan rakyat,kepada calon pemimpin bangasa ini tolong jangan kecewakan rakyat. tepati janji nya, sahabat rosul yang menjadi pengganti beliau sewaktu menjadi seorang pemimpin, wkt melihat rakyatnya tidak bisa makan beliua rela tidak makan asala rakyat nya itu bisa makan, kapan yah kita menemukan seorang pemimpin yang seperti rosul,
0
0
WOIII KPU LO KERJA YANG BENER JANGAN MAKAN GAJI BUTA ITU GAJI LO DARI UANG RAKYAT NEGRTI GA LOO...DPT BANYAK YG FIKTIF BUBARIN AJA KPU..
0
0
siapapun yang bakal jadi president, tidaklah menjadi permasalahan bagi masyarakat yang paling terpenting president terpilih bisa membuktikan bahwa mereka mampu mengubah keadaan perekonomian bangsa bukan hanya bisanya merubah 1001 silat janji```
0
0
KPU bekerjalah dengan benar jangan mendzolimi rakyat dengan tidak bekerja maksimal, melempar tugas keorang lain, tidak bertanggung jawab secara penuh. Pelajari kekurangan kelemahan masa lalu, perbaiki proses dan manusianya.
Selanjutnya
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X