Kim Jong Il Terserang Stroke  


TEMPO Interaktif, Seoul :Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Il dikabarkan menderita stroke. Kendati demikian, ia masih dapat mengendalikan pemerintahan dan diperkirakan segera pulih kembali. Demikan pernyataan anggota parlemen Korea Selatan, Won Hye-Young, mengutip pernyataan pejabat intelijen.

Won menyebutkan, pemimpin berusia 66 tahun itu meski tidak melakukan aktivitas sebagaimana biasanya, namun masih bisa berbicara seperti biasa. Menurutnya, Kim telah diobati oleh dokter asing.

Seorang pakar dari Universitas Seoul, Yang Moo-Jin kepada AFP mengatakan, beberapa pakar pengobatan dari Perancis dan Cina datang ke Korea Utara untuk mengobati Kim Jong-Il.

Sementara itu seorang pejabat pemerintah Korea Utara, kepada kantor berita Yonhap menegaskan, Kim telah menjalani pembedahan dan kondisinya semakin membaik. "Kelihatannya dia ingin menghadiri perayaan ulang tahun negara, namun kondisi pasca pembedahan tidak memungkinkan," kata pejabat tersebut.

Pejabat itu juga menegaskan, tidak ada kevakuman kekuasaan. Kantor Berita Kyodo melaporkan, tidak ada tanda keprihatinan di seluruh bagian negeri itu. Masyarakat, nampak beraktivitas seperti biasa. Bahkan mereka berjalan-jalan dan mengunjungi kedai makan sebagaimana biasa.

Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Lee Myung-Bak mengadakan pertemuan darurat dengan asisten tertingginya untuk membahas perkembangan situasi, sesaat setelah menerima informasi. Juru bicara presiden, Lee Dong-Kwan mengatakan, pemerintah Korea Selatan telah melakukan analisa intelejen dan sudah meramalkan bahwa Kim akan absen dari pawai perayaan hari ulang tahun negaranya itu.


Selain diketahui menderita stroke, Kim juga menderita diabetes. Kondisi kesehatan orang nomor satu di Korea Utara itu menjadi perhatian serius sejak ia mengambil alih tampuk pimpinan negeri itu dari ayahnya yang meninggal pada 1994.



AFP/Arif Arianto

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X