Departemen Kesehatan Minta Rp 250 Miliar untuk Promosi Kesehatan

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Kesehatan mengusulkan anggaran sebesar Rp 250 miliar untuk membiayai program promosi kesehatan. Anggaran itu akan digunakan untuk membiayai promosi penurunan angka kematian ibu, angka kematian bayi, AIDS, Tubercolosis dan Malaria, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di rumah tangga, sekolah, tempat kerja dan institusi kesehatan. “Saat ini yang tersedia hanya Rp 134,68 miliar,” kata  kata Sekretaris Jenderal Departemen Kesehatan Sjafii Ahmad dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi Kesehatan DPR dengan Komisi Kesehatan di Jakarta, Rabu (17/9).

Sepanjang tahun 2006, ia menjelaskan, program promosi kesehatan tidak maksimal dilakukan. Akibatnya, banyak target yang tidak tercapai. Ia mencontohkan, dari target 37 persen rumah tangga yang melaksanakan perilaku hidup bersih sehat, realisasi hanya mencapai 30,13 persen saja. Pada 2007, prmosi kesehatan ditargetkan 44 persen, namun hanya 36,18 persen saja yang berhasil. “Tahun ini targetnya menjadi 51 persen,” kata dia.

Reh Atemalem Susanti