Topik
Infografis
Dewan Perwakilan Rakyat Dukung Penangkapan Muhammad Iqbal
TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Komisi Komunikasi dan Informasi Dewan Perwakilan Rakyat, Djoko Susilo, menyambut baik penangkapan anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha, Mohammad Iqbal, yang tertangkap tangan saat menerima uang Rp 500 juta dari salah satu petinggi grup Lippo, Billy Sundoro.
"Saya menyambut baik, tapi jangan berhenti di sini," kata Djoko, Rabu (17/9), di gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Jakarta.
Djoko lantas mendesak agar keputusan Komisi Pengawas itu ditelusuri ulang. "Jangan-jangan keputusan itu tidak sesuai dengan fakta," katanya. Hal itu penting agar terjadi kompetisi yang sehat dan bebas.
Komisi Komunikasi, kata Djoko, menilai ada keganjilan dalam keputusan penyelesaian gugatan atas hak monopoli itu. "Kompetisi liga Inggris, Astro harus menyuplai direct vision, padahal tidak diminta dalam gugatan itu... Ada apa kaitannya?" tanyanya.
Djoko menduga, uang yang diterima oleh Iqbal itu merupakan upaya untuk memuluskan monopoli hak siar penayangan Liga Inggris di TV Astro. Hal ini bisa merugikan konsumen. "Jika ada hak eksklusifitas, tentu konsumen dirugikan," katanya.
Komisi Informasi, tambah Djoko, berencana memanggil semua yang terkait dalam kompetisi ini.
Eko Ari Wibowo
Web via