Korban Lapindo 'Serbu' Kantor Minarak
TEMPO Interaktif, Surabaya: Ratusan korban Lapindo dari berbagai desa berunjuk rasa ke kantor juru bayar Minarak Lapindo Jaya di Gedung Srikaya di kawasan Bundaran Darmo Satelit, Surabaya, Rabu sore (17/9).
Dengan mengendarai lima truk bak terbuka, ratusan korban ini mulai datang ke depan kantor Minarak sekitar pukul 16.00 WIB. Unjuk rasa yang mayoritas dilakukan para ibu-ibu ini menuntut segera dilunasinya sisa ganti rugi 80 persen.
"Hingga saat ini tak lebih dari 10 persen yang sudah dilunasi ganti ruginya," kata Koordinator Forum Komunikasi Masyarakat Korban Lumpur, Sugianto.
Dari data yang ada di Minarak, dari 12 ribu berkas yang telah mendapatkan uang muka ganti rugi 20 persen, hingga saat ini memang baru 780 berkas yang telah mendapatkan pelunasan ganti rugi.
Akibatnya massa mendesak Minarak segera melunasi dan menyelesaikan seluruh ganti rugi yang harusnya bisa diterima warga maksimal dua tahun setelah pembayaran ganti rugi 20 persen. "Padahal, mayoritas berkas warga harusnya bisa dilunasi pada Agustus lalu," tambah Sugianto.
Sementara itu, unjuk rasa sendiri digelar dengan membawa berbagai poster dan spanduk diantaranya bertuliskan "Kami manusia butuh tempat tinggal", "Segera lunasi ganti rugi kami".
Massa sendiri mengancam akan kembali berunjuk rasa jika hingga berakhirnya bulan puasa ini jika sisa ganti rugi mereka tak kunjung dibayarkan.
Rohman Taufiq
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Nasional
- Saat Kelulusan, Darin Mumtazah Tak Ada di Sekolah
- Soeripto Mengaku Pernah Ditawari Rumah oleh Luthfi
- Ini Kunci Sukses Ujian Nasional SMAN 8 Jakarta
- Hitung Uang Labora, Polisi Minta Bantuan Akuntan
- Mobil Luthfi Terkait Kasus Pencucian Uang Fathanah
- Ketua MA Akan 'Jewer' Hakim Selingkuh
- Darin Mumtazah Pernah Nunggak Bayar Sekolah














