Banyak Toko Jual Makanan Tak Layak Konsumsi

TEMPO Interaktif, Jakarta: Balai Pengawasan Pangan Obat dan Makanan Jawa Tengah menemukan  268 kemasan makanan yang tak layak dikonsumsi. Makanan itu dijual disejumlah pertokoan di hampir seluruh kota di Provinsi Jawa Tengah. "Rata-rata pemilik toko lalai," kata Kepala Balai Pengawasan Pangan Obat dan Makanan Jawa Tengah, Mariangan Silitonga, Rabu (17/9).

Ia menyebutkan beberapa kota yang ditemukan makanan kedaluwarsa. Seperti Kota Semarang, Klaten,  Kabupaten Boyolali, Kabupaten Semarang, dan Karanganyar. "Makanan tersebut sudah rusak. Mestinya  mereka tidak menjual,"  kata Mariangan. Ia memastikan makanan tersebut hanya ditemukan di warung tradisional, tidak di swalayan atau mal.

Menurut Mariangan, makanan tersebut terdiri  atas  93 kemasanyang tidak ad alabelnya dan rusak bungkusnya. Jenis makanannya meliputi saos tomat, roti, susu kaleng, dan sirup. Mariangan tidak mau menyebut mereknya.   "Kalau sudah ketahuan tiga kali, akan kami beri sanksi," katanya.

Ia menhimbau masyarakat waspada setiap membeli paket parsel yang  terbungkus. Paket seperti ini rawan diisi dengan makanan dan minuman yang sudah tidak layak dikonsumsi.

Rofiuddin