Pembayaran Bantuan Langsung Tunai Ricuh


TEMPO Interaktif, Tolitoli: Pembayaran bantuan langsung tunai fi Kabupaten Tolitoli,  Sulawesi Tengah diwarnai kericuhan. Warga dan petugas adu mulut di Kantor Pos. warga marah ketika menyodorkan kartu tak dilayani petugas.

Seperti Rosmiati, 53 tahun. Warga Tambun ini  emosional ketika kartu bantuan milik suaminya ditolak petugas. Ia capek datang dari jauh tak mendapat duit yang dijanjikan pemerintah. Rosmiati mengambil jatah suaminya karena yang bersangkutan bekerja ke kota.

Kekecewaan Rosmiati semakin terasa ketika sejumlah identitas seperti kartu keluarga dan buku nikah miliknya yang dibawa sebagai bukti untuk mencairkan, juga ditolak.
“Saya memang tidak punya KTP, tapi kartu keluarga atau buku nikah belum cukup," ujarnya.

Kantor PT Pos Indonesia Cabang Tolitoli, mulai membuka loket pelayanan pencairan dana bantuan, Rabu (16/9). Tidak kurang dari 2.000 warga mencairkan hak mereka sebagai konpensasi kenaikan harga bahan bakar minyak. Hari pertama Kantor Pos di daerah itu melayani warga yang berasal dari empat desa/kelurahan: Kelurahan Tuweley, Kelurahan Sidoarjo, Kelurahan Nalu dan Desa Tambun.

Darlis 
 

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X