Hadapi Divestasi Saham Newmont Pemerintah NTB Cari Mitra


TEMPO Interaktif, Mataram :Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru Muhammad Zainul Madjdi - Badrul Munir menegaskan akan memperjuangkan kepemilikan saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Untuk itu pihaknya akan bermitra dengan salah satu perusahaan nasional.

Mitra itu,kata Zainul, akan dipilih melalui beauty contest secara transparan dan terbuka. ‘’Kami punya standing position,’’ kata Zainul di Pendopo Kantor Gubernur, Rabu (17/9) petang.

Ia menegaskan, agar semua pihak tidak menaruh curiga dulu terhadap upaya ini. ‘’Jangan ada lagi suudzon,’’ ucapnya menambahkan.

Pemilihan mitra itu dalam rangka mendapatkan hak atas 31 persen saham PT NNT yang didivestasikan selama lima tahun sejak 2006 lalu. Namun, karena terjadi ketidak sepakatan pengambil alihan jatah saham 2006 dan 2007 antara Pemprov NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dengan PT NNT, maka hingga kini proses tersebut masih terkatung-katung.

Sebagaimana ditentukan dalam kontrak karya, PT NNT harus melakukan pengalihan saham hingga 51 persen kepada perusahaan nasional. Sebelumnya, mitra nasional perusahaan ini, adalah PT Pukuafu Indah milik Yusuf Merukh yang sudah mendapatkan 20 persen saham.

Saat ini, jatah saham 2007-2010 yang harus didivestasi masing-masing tujuh persen. Sementara itu, Direktur PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) Martiono Hadianto yang ditemui Tempo usai pelantikan Gubernur NTB, Rabu (17/9 ) mengatakan, pihaknya masih menunggu selesai perkara arbitrase. ‘’Divestasi saham 2008 juga tertunda karena adanya arbitrase tersebut,’’ ucapnya.

 

Supriyanto Khafid 

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X