Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat


TEMPO Interaktif, Jakarta:  Tadi malam, setelah diperiksa secara maraton selama 24 jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Iqbal diangkut ke Polres Jakarta Pusat.  Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha yang dibekuk saat menerima duit Rp 500 juta dari bos PT First Media Tbk, Billy Sindoro (bukan Sundoro) untuk sementara pindah tidur di sel tahanan Kepolisian itu.

Iqbal meninggalkan gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan menjelang beduk maqrib. Saat keluar dari ruang pemeriksaan, Iqbal yang statusnya sebagai tersangka itu masih berbaju putih kombinasi batik seperti saat di tangkap di Hotel Aryaduta, Jakarta.

Menurut  Muklas, pengacara yang ditunjuk KPPU mendampingi M. Iqbal, mengatakan kliennya menyangkal menerima  suap dari Billy Sindoro. "Bingkisan itu tidak diketahui Iqbal apa isinya,  ketika ditanya penyidik KPK dia tidak tahu isinya apa," kata Muklas.

Adapun Billy Sindoro, yang juga sebagai petinggi di Grup Lippo, sehabis dikorek keterangannya oleh KPK, ia pada  pukul 19.15.  dibawa ke Polres Jakarta Barat. "Billy ditahan di sana," ujar salah seorang petugas KPK yang mendampingi Billy diangkut  ke sel Polres Jakarta Barat.

Billy dinaikkan mobil Kijang Silver B- 2040- BQ. Sama seperti Iqbal, baju yang dipakai putih dan celana hitam, sama dengan yang dikenakan saat ditangkap di Hotel Aryaduta, Selasa petang lalu. Ia tak menjawab pertanyaan wartawan secara jelas. "Semua sudah saya sampaikan kepada penyidik KPK," ujarnya .

Sutarto, Cheta Nilawaty
 

Komentar (3)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Hi, para koruptor janganlah anda2 menjadikan uang segala2nya, dan cepat2lah bertaubat ,sebelum ajal datang.!!Tuhan maha penerima taubat.
0
0
Namanya koruptor sama dengan pencuri dan pembohong
0
0
mereka ini para pembohong dan pintar berkelit,masa ga tau bingkisan apa? yah dasar pencuri uang rakyat, berbohong jg jd halal..sdh ga takut dosa dan dampak perbuatannya thdp keluarganya apalagi kpd seluruh rakyat indonesia terutama yg msh miskin dan menderita.
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X