Taripang nan Manis

Taripang nan Manis

Teripang Foto: TEMPO/Irmawati

TEMPO Interaktif, Jakarta: Berlumur gula aren atau gula merah, penampilan gorengan ini nyaris tak berbentuk. Kalau baru pertama melihat, bisa jadi Anda akan kurang berselera. Jangan salah, kue ini justru banyak peminatnya. "Kue taripang ini yang paling laku," kata Linda, 50 tahun, penjaja makanan di Jalan Mappanyukki, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam bahasa Makassar, kue khas Makassar ini dikenal dengan nama taripang. Kalau dalam bahasa Bugis bernama ule kule. Bahan utamanya adalah tepung beras ketan yang dicampur kelapa parut dan sedikit garam, kemudian dibuat adonan menggunakan air biasa. Setelah itu, adonan dibentuk menyerupai hewan laut yang bernama teripang, kemudian digoreng.

Setelah masak, angkat dan tiriskan. Langkah selanjutnya adalah membuat fla gula aren, yang dimasak menggunakan sedikit air. Setelah fla sedikit mengental, masukkan taripang yang telah digoreng lalu aduk perlahan hingga semua taripang terlumuri gula.

Sepintas, proses pembuatan kue taripang cukup gampang, tapi banyak orang yang tidak bias membuat kue ini dengan baik. Dengan kata lain, membuat kue taripang perlu keahlian khusus. Selama delapan tahun menjadi peserta Pasar Ramadan, Linda selalu menyempatkan diri untuk membuat kue taripang.

Bagi penikmat gorengan, kue ini bisa menjadi pilihan alternatif. Rasa manis dari gula merahnya sangat cocok dijadikan sebagai menu pembuka saat berbuka puasa. Di pasar dadakan Ramadan Mappanyuki, Linda membanderol sepotong taripang Rp 1.500.

Tak hanya di Mappanyuki, kue ini mudah ditemui di sejumlah tempat lain di kota itu.

Irmawati

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
wah kalo aku liat sekilas nih kueh kaya gemblong ya.tapi bentuknya itu yg bikin penasaran dan unik.jadi pengin coba nih.