Topik
Hasan Tiro Istirahat Penuh di Banda Aceh
TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Hari ketiga kepulangan deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muhammad Hasan di Tiro ke Nanggroe Aceh Darussalam, Senin (13/10), tidak ada agenda apapun yang diikutinya. Dia hanya beristirahat sehari penuh di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh.
Ibrahim Syamsuddin, Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA), kepada Tempo menyebutkan Hasan Tiro perlu beristrirahat sebelum melanjutkan kembali aktivitasnya di Aceh. “Hari ini (Senin –red) Hasan Tiro beristiraha sehari penuh, tidak ada agenda apapun,” sebut dia.
Seharusnya Senin, Hasan Tiro akan pergi ke tanah kelahirannya di Tiro, Kabupaten Pidie, untuk bertemu dengan masyarakat dan keluarganya. Agenda itu diundur karena Hasan Tiro harus beristirahat kerena kelelahan dalam aktivitas dua hari tiba di Banda Aceh.
Menurut Ibrahim Syamsuddin, Hasan Tiro dan rombongan direncanakan akan menuju Pidie, Selasa (14/10) pagi. “Kemungkinan besar di Pidie, selain bertemu dengen masyarakat dan keluarganya, Hasan Tiro juga akan berkunjung ke rumah mendiang Muhammad Usman Lampoh Awe, di Laweung, Pidie,” katanya.
Sehari sebelumnya, Minggu (12/10), Hasan Tiro menyempatkan diri mengunjungi makam Sultan Iskandar Muda, makam Syiah Kuala, dan makam kakek buyutnya, Pahlawan Nasional Cik Muhammad Saman di Tiro. Selain itu, dia juga mengunjungi situs kuburan massal tsunami di Ulee Lheu dan kapal apung di Desa Punge, Banda Aceh.
Hasan Tiro pulang ke Aceh pada 11 Oktober, setelah 30 tahun tinggal di Amerika dan Swedia, karena konflik di Aceh. Dia memimpin pemberontakan GAM dari luar negeri, sampai damai lahir pada 15 Agustus 2005 silam.
Menurut mantan petinggi GAM, Malek Mahmud, Hasan Tiro akan berada di Aceh selama dua minggu, belum diketahui pasti niat petinggi GAM itu akan menetap di Aceh atau tidak. “Itu tergantung kemauan beliau,” katanya.
Adi Warsidi





