Hasan Tiro Kembali ke Swedia

TEMPO Interaktif, Jakarta:Banda Aceh – Tgk Hasan Tiro, mantan pemimpin tertinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Minggu (26/10) meninggalkan Aceh untuk kembali ke Swedia tempat dia menetap selama ini. 

Dia berangkat sekitar pukul 16.50 WIB melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar dengan menggunakan peswat komersial, Air Asia tujuan Malaysia. Rencananya, dia akan singgah sehari di Malaysia sebelum menuju ke Swedia. Ikut bersama rombongan mantan petinggi GAM lainnya, Malik Mahmud dan Zaini Abdullah serta Pembantu Khusus Hasan Tiro, Muzakir Hamid. 

Hasan Tiro berkunjung ke Aceh selama dua minggu, sejak 11 Oktober lalu. Dia pulang ke Aceh setelah 30 tahun tinggal di Luar Negeri, Amerika Serikat dan Swedia. 

Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Ibrahim Syamsuddin mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu sehingga suksesnya kunjungan silaturrahmi Hasan Tiro. “Terimakasih setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, TNI/Polri, otoritas bandara, IPI/Interpeace, Uni Eropa dan pihak lain yang tidak mungkin kami sebut satu persatu,” ujarnya. 

Menurutnya, tidak adanya insiden dan kericuhan apapun selama kunjungan Hasan Tiro membuktikan adanya dukungan semua pihak. “Semoga ini menjadi tekad yang berkelanjutan demi kuatnya perdamaian.” 

Pihak KPA yang bertindak sebagai panitia dalam setiap kunjungan Hasan Tiro di Aceh juga meminta maaf bila ada insiden atau kesalahan mereka dalam mengatur agenda terkait kegiatan Hasan Tiro di Aceh. 

Pihak KPA berharap setelah ini, tidak ada lagi polemik dan saling tuding yang menjurus rusaknya perdamiaan di Aceh. 

Adi Warsidi