PLN Terima Tambahan Pasokan Batu Bara


TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara memastikan pasokan batu bara untuk tujuh pembangkit besar aman hingga Januari 2009 setelah delapan kontraktor batu bara sepakat menambah pasokan 2,4 juta ton.

Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara, Fahmi Mochtar, mengatakan tujuh pembangkit yang akan memperoleh tambahan pasokan itu antara lain, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, PLTU Tanjung Jati B, PLTU Paiton yang dikelola PLN, PLTU Ombilin, PLTU Lubuk Angin, PLTU Paiton yang dikelola Paiton Energy Company, dan PLTU Cilacap.

Sedangkan pemasok yang telah menyepakati adalah PT Berau Coal, Kideco, PT Adaro Indonesia, PT Bukit Asam Tbk., PT Gunung Bayan, Arutmin, PT Katim Prima Coal, dan PT Jorong Barutama.

"Kesepakatan ini akan direalisasikan segera, supaya seluruh pembangkit memiliki kecukupan pasokan tiga bulan ke depan," kata Fahmi usai rapat tertutup dengan para kontraktor di kantor Direktorat Jenderal Mineral, Batu Bara, dan Panas Bumi, Senin (10/11).

Meski demikian, Fahmi mengatakan, perseroan dan kontraktor belum menghasilkan kesepakatan soal harga beli pasokan batu bara tambahan ini. Dia mentargetkan kontrak harga sudah bisa disepakati akhir pekan ini.

Seperti diberitakan, PT Perusahaan Listrik Negara mengungkapkan tipisnya pasokan batu bara pada beberapa pembangkit dua pekan lalu. Bahkan Pembangkit Listrik Cilacap dilaporkan sempat mati akibat pasokan batu bara sempat mandek.

AGOENG WIJAYA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X