Paraben 500, Software Anti Porno
Topik
Awas, Software Detektor Gambar Porno di Kantor
TEMPO Interaktif, Utah: Pusing dengan kebiasaan karyawan mengunduh gambar atau film porno? Tak perlu. Soalnya, kini sudah ada peranti lunak yang memungkinkan perusahaan mendeteksi adanya gambar porno di jaringan komputer kantor.
Peranti lunak ini dikeluarkan oleh Paraben, produsen software asal Utah, Amerika Serikat. Paraben selama ini terkenal dengan pembuat software forensik.
Menurut CEO Paraben amber Schroeder, peranti lunak ini bisa mendeteksi gambar porno dengan tiga tingkatan. Mereka bisa melacak gambar yang tersimpan di jaringan komputer. Harga peranti lunakini sekitar US$ 17.000 (Rp 183,7 miliar) untuk 500 komputer.
Dalam seminar bertajuk Teknologi forensik yang digelar di National Institute of Standards and Technology, di Washington DC, Schroeder mengatakan sistem biasa akan sulit mendeteksi adanya gambar porno dari ratusan komputer. Selain itu juga butuh waktu yang lama, apalagi bila datanya berukuran terabita.
Dengan software ini, perusahaan bisa mendeteksi gambar-gambar porno yang sedang ditonton secara online maupun yang tersimpan di komputer. Pengelola jaringan juga tahu siapa menyimpan apa. "Ini sangat efektif," katanya seperti dikutip CNET.
Sejumlah perusahaan multinasional mengeluhkan dampak dari kecanduan pornografi di tempat kerja. Ini bisa jadimasalah serius karena banyak karyawan yang mengunduh materi-materi "lher" saat jam kerja. Mereka menumpang akses gratis internet kantor.
Hasilnya? Produktivitas menurun karena banyak waktu yang terbuang gara-gara mengintip gambar atau film porno. Akses internet kantor juga terbebani. Di beberapa kantor, karyawan yang ketahuan mengunduh gambar porno bisa dikenai sanksi.
CNET | BS
Web via