Topik
Partai Politik Alami Krisis Tokoh
TEMPO Interaktif, Jakarta:Penampilan tokoh Orde Lama dan Orde Baru dalam iklan partai mengindikasikan terjadi krisis tokoh dalam partai politik di Indonesia. Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Bachtiar Effenndi, mengatakan pencatuman beberapa tokoh dalam iklan politik Partai Keadilan Sejahtera menjadi salah satu contohnya.
"Padahal pencatutan itu hanya untuk strategi politik partai mendongkrak suara," ujarnya dalam diskusi tentang Partai Politik Krisis Tokoh di Warung Daun Jakarta Selatan, hari ini.
Firmanjaya Daeli, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, menyampaikan kritikan sama. Menurut dia, PKS tak punya akar sejarah yang jelas dalam mencatut tokoh-tokoh tersebut."Tak ada hujan tak ada kemarau tiba-tiba tokoh itu ditampilkan," ujarnya ditempat yang sama.
Anis Matta Politisi PKS yang hadir dalam diskusi menolak pendapat kedua tokoh tersebut. Menurutnya pemuatan tokoh itu dalam iklan mereka karena para tokoh tersebut milik bangsa Indonesia.
Saat ini diskusi masih terus berlangsung. Selain ketiga tokoh diatas hadir juga JJ Rizal peneliti sejarah komunitas Bambu. Titis Setianingtyas/ Ninin Prima Damayanti
Web via