Staf Menko Kesra: Tempo Harus Lebih Teliti

TEMPO Interaktif, Jakarta: Staf Khusus Menteri Koordinator Kejahteraan Rakyat, Lalu Mara Satria Wangsa, melihat pemberitaan tentang ''Kisruh Saham Keluarga Bakrie'' sebagai kasus pidana, sehingga memutuskan untuk melaporkannya langsung ke polisi bukan ke Dewan Pers.

“Ini tindak pidana karena melakukan fitnah,” katanya. Sebagai sesama warganegara, Lalu Mara mengatakan, seharusnya Tempo juga taat terhadap hukum yang berlaku.

Untuk berita sebesar itu, Lalu Mara mengatakan Tempo seharusnya teliti dan hati-hati. “Masa hanya ''doorstop'' saja, seharusnya dengan wawancara khusus dan data yang akurat,” ujar dia.

Menilik pernyataan Lalu Mara ini, wartawan Tempo yang bertugas untuk melakukan konfirmasi kepada Aburizal Bakrie, sebenarnya sudah melakukan pelbagai upaya sesuai prosedur.

Sejak Kamis (13/11) pekan silam, wartawan Tempo sudah berusaha menemui Aburizal Bakrie secara langsung, namun berdasarkan informasi yang diberikan bagian Hubungan Masasyarakat di Kantor Menkokesra, Aburizal sedang berada di Bali untuk menghadiri sebuah seminar.

Menjelang pukul 17.30 WIB, Tempo pun sudah menghubungi Agus, ajudan Aburizal. Berdasarkan saran Agus, sebaiknya Tempo menemui Aburizal di kantor kementerian esok harinya, Jumat (14/11).

Esoknya Tempo sudah tiba di kantor Aburizal sejak pukul 07.00 WIB. Namun, hingga pukul 12.00 WIB, Aburizal tidak juga kunjung muncul ke kantor. Menurut Sunaryo, Kepala Humas Menkokesra, Aburizal tidak datang ke kantor.

"Datang ke Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) saja malam nanti. Yang pasti dia akan datang ke sana," ucap Sunaryo saat dihubungi Tempo. Acara itu, menurutnya, akan dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Sejam sebelum acara dimulai, Tempo sudah menunggu Aburizal di Gedung Serbaguna KONI, tempat acara "Apresiasi Olah Raga 1st Asian Beach Games", acara yang rencananya akan dihadiri Aburizal. Menjelang pukul 20.00 WIB, Aburizal baru tiba di lokasi.

Dia mengenakan kemeja merah bergaris putih biru dibalut jas hitam. Tempo masih harus menunggu untuk bisa mewawancarai Aburizal. Karena setibanya di gedung tersebut, dia langsung disambut Ketua KONI Rita Subowo dan segera makan malam.

Saat menuju ke ruangan tempat acara digelar, Tempo mengambil kesempatan mendekati dan berbincang dengan Aburizal yang tidak mencegah adanya pembicaraan.

Ia menyambut Tempo dengan ramah. Setelah dua pertanyaan konfirmasi diajukan, Aburizal harus memasuki ruangan. Tempo pun kembali menunggu untuk mengajukan pertanyaan lainnya.

Pukul 21.30 WIB acara berakhir. Sebelum meninggalkan lokasi, Aburizal menyempatkan diri berpamitan dengan beberapa undangan. Sebelum memasuki mobilnya, Tempo sempat melakukan tanya-jawab dengan Aburizal.

Sambil menuruni tangga gedung, Aburizal menjawab tiga pertanyaan dari Tempo. Sampai akhirnya pintu mobil ditutup dan pertemuan Tempo dengan Aburizal selesai malam itu.

Titis Setianingtyas | Sahala Lumban Raja