Topik
Garment Partnership Indonesia Luncurkan Buku Fabric Sourcing Handbook
TEMPO Interaktif, Bandung:Garment Partnership Indonesia, sebuah kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan dalam industri garmen, meluncurkan buku Fabric Sourcing Handbook. Buku ini memberi informasi mengenai tekstil, teknologi pembuatannya, referensi contoh kain serta bank data para pemasoknya.
“Untuk membantu memudahkan para industri garmen dalam melakukan pengadaan kain,” kata Sunaryo selaku Ketua Tim Penyusun, di Bandung, Rabu (19/11).
Saat ini perputaran tren busana dunia yang semakin cepat memicu munculnya negara produsen baru yang menciptakan garmen berkualitas dalam waktu lebih singkat. “Harganya juga bersaing,” katanya.
Para pembeli garmen dunia, tambah Sunaryo, juga cenderung memilih rekanan yang mampu memenuhi permintaan mereka, dengan pengetahuan tinggi mengenai kain beserta teknologinya.
Ferry Dzulkifli, Garment Industry Advisor SENADA mengatakan, berdasarkan studi yang dilakukan SENADA, bagian pembelian perusahaan garmen tidak mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai jenis-jenis kain, struktur dan konstruksi serta nama pemasok kain. “Jadi melalui handbook ini, staf pembelian perusahaan garmen dapat lebih cepat melakukan pengadaan kain,” katanya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia Jawa Barat Ade Sudrajat berharap buku ini dapat mendorong penguatan industri tekstil dan garmen dalam negeri. ”Sehingga ke depan, penggunaan produk dalam negeri tidak hanya slogan, tapi bisa diwujudkan dengan sungguh-sungguh” katanya. Rana Akbari Fitriawan





