Topik
Infografis
Kejaksaan Diminta Cegah Buku Adam Malik Agen CIA
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agung Laksono meminta Kejaksaan Agung mencegah beredarnya buku yang isinya tentang tudingan Adam Malik agen CIA. Menurut Agung, setiap buku yang beredar harus dipertimbangkan.
Namun, ia tetap berharap Kejaksaan menjaga hak setiap orang menyampaikan pikiran. "Masalah ini serahkan saja kepada Kejaksaan," katanya.
Buku itu berjudul Legacy of Ashes, The History of CIA. Buku ini dibuat Tim Weiner, wartawan koran The New York Times. Weiner menceritakan sejarah CIA dan perannya dalam peristiwa politik internasional, termasuk di Indonesia pada 1965.
Dalam buku itu juga dituliskan hubungan Soekarno dan Partai Komunis Indonesia. Disebutkan CIA memberikan US$ 10 ribu untuk mendukung peran serta Adam Malik memberantas Gerakan 30 September.
Sejarawan LIPI Asvi Marwan Adam membenarkan adanya bantuan Amerika Serikat ini dan senjata. Alasannya, buku lain menyebut dana tersebut diserahkan lewat Adam Malik. Namun, kata dia, itu tak berarti Adam Malik agen CIA.
Eko Ari Wibowo





