Infografis
Tokoh Satpam Bintangi Iklan Pemilu
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum pada Selasa ini meluncurkan enam iklan layanan masyarakat. Ketua Komisi Pemilihan, Abdul Hafiz Anshary, mengatakan iklan ini merupakan bentuk sosialisasi Pemilihan Umum 2009 kepada masyarakat.
"Selama ini, sosialisasi melalui pemasangan iklan di media massa dinilai masih kurang," kata Hafiz di kantornya, Jakarta, Selasa (16/12). Dari enam iklan, sebanyak tiga iklan akan ditayangkan di televisi. Durasi tiap iklan ini 30 detik.
Salah satu dari tiga iklan ini menyertakan bintang film Epy Kusnandar, mantan tokoh satpam dalam sinetron komedi Suami-Suami Takut Istri yang ditayangkan di Trans TV. Sedangkan tiga reklame lainnya disiarkan di radio dengan durasi tiap iklan satu menit.
Iklan ini merupakan bantuan dari Australian Government's Overseas Aid Program (AusAID) dan International Foundation for Electoral Systems (IFES). Iklan ini menonjolkan cara penandaan yang benar dalam surat suara.
Kepala Bagian Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum, Murad Djamil, mengatakan iklan ini akan ditayangkan di sepuluh stasiun televisi selama dua hari. Masing-masing 12 kali setiap hari. "Jadi total 240 kali tayangan iklan," tutur Murad.
Menurut Abdul Hafiz Anshary, Komisi Pemilihan Umum sebenarnya telah mensosialisasikan Pemilihan 2009 ke seluruh daerah. Tapi, kebanyakan tak berbentuk iklan di media massa. Melainkan, melalui kesenian tradisional yang diadakan bersama Departemen Komunikasi dan Informasi.
Komisi, kata Hafiz, juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Departemen Dalam Negeri untuk sosialisasi Pemilihan 2009. Selain itu, Komisi juga memasang spanduk sosialisasi di setiap kantor Komisi Pemilihan. "Tapi tetap saja dirasa kurang karena tak ada iklan di media massa," katanya.
PRAMONO