Topik
Angka Kematian Ibu Melahirkan di Banyumas Turun
TEMPO Interaktif , Purwokerto: Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas tercatat angka kematian ibu melahirkan di daerah tersebut mengalami penurunan. Tahun 2007, tercatat 42 kasus kematian ibu, namun hingga akhir tahun 2008 ini, kasus yang tercatat sebanyak 27 kasus.
"Kecenderungan kematian ibu memang turun dibanding tahun sebelumnya," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Gempol Suwandono.
Sedangkan pada tahun 2006 sendiri, tercatat ada 26 kasus kematian ibu hamil dan melahirkan. Gempol mengatakan, ada beberapa penyebab terjadinya kasus kematian ibu melahirkan. Di antaranya, pendarahan saat melahirkan, infeksi, penyakit bawaan. “Juga ada kasus karena terlambat mendapatkan pertolongan medis,” imbuhnya.
Selain itu, kata Gempol, masyarakat baru membawa keluarganya ke rumah sakit jika keadaannya sudah parah. Untuk menekan kematian ibu pada saat melahirkan, Gempol mengaku terus meningkatkan pelayanan, khususnya kehalian para bidan. Jika terjadi kasus kematian, pihaknya juga mengadakan evaluasi agar kasus serupa tidak terulang lagi.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia Cabang Banyumas, Soetridjati membenarkan bahwa penyebab utama kematian ibu melahirkan adalah pendarahan. Pendarahan tersebut biasanya terjadi pada skala tiga sampai empat. “Kami terus berupaya agar bidan bisa meningkat kemampuannya agar kasus kematian bisa berkurang,” kata Soetridjati.
ARIS ANDRIANTO
Web via