Nabire Menyusul Digoyang Gempa

TEMPO Interaktif, Timika: Setelah Manokwari diguncang gempa, Senin (5/1) sore ini gempa mulai menggoyang Kabupaten Nabire, Papua. Wilayah ini sebelumnya pernah luluh lantak dihajar gempa berkekuatan 7,2 skala richter dan menewaskan puluhan warga pada 24 Nopember 2004 silam.

 

Menurut seorang warga Nabire, Priyo, yang dihubungi Senin (5/1) sore, gempa terjadi sekitar pukul 17.00 WIT. “Hari ini ini gempa pertama di Nabire. Tapi tidak kuat, hanya seperti diayun-ayun saja,” kata Priyo.

 

Menurut Priyo, gempa Senin sore hanya berlangsung beberapa detik, dan tidak menimbulkan kerusakan apa-apa. “Warga tidak panik, situasi Nabire masih biasa-biasa saja,” kata Priyo.

 

Gempa di Nabire juga dirasakan oleh warga lainnya. Jimmy Lesomar yang tinggal di Karang Tumaritis, Nabire, merasakan gempa yang berkekuatan lemah ini. “Gempanya tidak sekuat waktu dulu,” kata Jimmy.

 

Menurut Jimmy, gempa Senin sore merupakan gempa kedua yang terjadi di Nabire, pascagempa Manokwari. Selain itu, menurutnya, gempa ini diikuti gelombang laut yang tidak biasanya. “Menurut penduduk yang mandi-mandi (berenang) di laut, mereka lihat ada gelombang besar. Mereka kemudian menepi dan hanya melihat laut,” kata Jimmy.

 

Kepala Bidang Data Balai Besar Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Wilayah V Papua, Papua, Ahmad Mujahidin, Senin (5/1) malam, mengatakan pihaknya tidak mencatat getaran gempa di Nabire. “Untuk sementara yang kami pantau tidak kelihatan titik gempa di Nabire,” kata Ahmad. 

 

Tjahgjono Ep.