Topik


Banjir Kutai Kartanegara Belum Surut

TEMPO Interaktif, Tenggarong: Hampir sebulan ini, banjir melanda lebih setengah kawasan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Hingga, Selasa (6/1) sedikitnya sembilan kecamatan masih tergenang.

Berdasarkan data dari Satuan Pelaksana (satlak) Kutai Kartanegara, banjir di Kecamatan Sebulu masih merendam tiga desa dengan ketinggian hingga satu meter. Jumlah warga yang rumahnya terendam mencapai 13.707 jiwa.

Darmansyah, Sekretaris Pelaksana Harian Satuan Pelaksana Kabupaten itu menyatakan banjir yang merendam di wilayahnya berangsur-angsur turun, namun masih ada sembilan kecamatan yang terendam dari 11 yang sebelumnya terendam. Secara keseluruh dilaporkan ada 22.700 warga yang masih terrganggu dampak banjir.

Dari pantauan Tempo Kecamatan Sebulu, salah satu kecamatan yang terendam menunjukkan ketinggian air sudah turun Selasa siang. Ketinggain air di kecamatan yang terletak di pinggir Sungai Mahakam itu hanya mencapai lutut orang dewasa. Namun Lina, warga Sebulu Tengah menyatakan air masih mungkin akan naik menjelang malam hari.

"Airnya naik turun mas, tapi naiknya sudah tak tinggi lagi," katanya.
dikatakannya, banjir tahun ini tergolong lama, hampir sebulan penuh. Tapi jika dibandingkan dengan banjir tahun lalu, banjir ini tergolong kecil.

Sekolah yang terendam sebanyak 25 sekolahan yang terbagi, 22 sekolah dasar dan tiga Sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP). Sementara fasilitas umum lain yang terendam yakni, lima kantor di Kecamatan Kota Bangun, dua puskesmas Kota Bangun, dan 16 rumah ibadah.

FIRMAN HIDAYAT