Polisi Tak Beri Izin Penyelenggaran Haul Imam Husein

TEMPO Interaktif, CIREBON: -- Kepolisian Resor Kota Cirebon tak memberi izin penyelenggaraan Haul Sayiddina Imam Husein yang rencananya digelar hari ini, Rabu (7/1). Pembatalan mendadak itu dilakukan sehari sebelumnya..

Kapolresta Cirebon, Ajun Komisaris Besar Polisi Ary Laksmana Wijaya mengatakan, polisi tak mengizinkan penyelenggaraan Haul itu demi menjaga situasi dan kondisi kota Cirebon. "Kami tak menginginkan terjadinya bentrok fisik"kata Ary di kantornya.

Ary membenarkan ada permintaan dari sejumlah tokoh, diantaranya pengurus Islamic Center Kota Cirebon. Beberapa hari sebelumnya, para tokoh itu datang  menemui Ary dan meminta, polisi tidak memberikan izin atas alasan keamanan. Meski begitu, Ary menyatakan, kalau ternyata izin dari Islamic Center keluar, maka penyelenggaraan acara itu juga akan diberikan. Polisi pun akan menyiapkan pengamanan.

Haul Imam  Husein sendiri dijadwalkan berlangsung malam ini. Peringatan meninggalnya Imam Husein atau kakek buyut Sunan Gunung Djati berlangsung di Gedung Islamic Center Kota Cirebon. Tepat di samping Masjid At Taqwa. Panitia bahkan, sudah menyewa gedung itu sejak 5 Desember lalu. "Persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari" kata Habib Saleh, Ketua Panitia Pelaksana Haul.

Rencananya, acara itu akan menghadirkan Kiai Aqiel Siradj sebagai penceramah. Ribuan orang diperkirakan akan hadir dari seluruh pelosok Cirebon.  "Tujuannya pun untuk mempererat ukhuwah islamiyah," katanya.

Amran, ketua pengurus Islamic Center Kota Cirebon mengungkapkan Haul Sayyidina Husein itu belum pernah dilakukan dan tidak pernah ada di Cirebon. "Haul ini pun identik dengan syiah," katanya. Menurut Amran, syiah itu bukan islam.

Amran pun meminta agar panitia untuk bertemu dengan dirinya. "Sekaligus membicarakan tujuan acara ini sebenarnya," katanya.


IVANSYAH