Topik
Infografis
Spesies Laut Baru dari Tasmania
TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim peneliti gabungan Australia dan Amerika Serikat mengungkap jenis-jenis baru hewan laut dalam di sebelah selatan Pulau Tasmania. Ada penyu karnivora, laba-laba dasar laut, dan karang lunak yang belum pernah terdeskripsikan sebelumnya.
Hewan-hewan itu terungkap keberadaannya setelah tim peneliti itu menyelam selama sebulan. Tidak sekadar menyelam, tapi berenang jauh lebih dalam ketimbang yang pernah dilakukan di perairan lain di Australia.
Menunggangi Jason, wahana selam robotik seukuran mobil, tim peneliti itu menjelajahi sebuah celah yang seperti merobek dasar laut sejauh dua kilometer dan sedalam empat kilometer di Zona Patahan Tasmania. Di tempat itu pula mereka bisa menemukan fosil karang berusia lebih dari 10 ribu tahun.
“Terumbu karang perairan dalam modern juga bisa ditemukan, namun ada bukti yang sangat kuat kalau mereka sedang sekarat,” kata Ron Thresher, ketua tim. “Kami menemukan kebanyakan mereka yang ada di kedalaman lebih dari 1300 meter belum lama mati.”
Meski masih harus dilakukan analisis, Thresher menyatakan kalau hasil pemodelan menuding meningkatkan kadar keasaman air laut sebagai biang keladinya. “Jika analisis nanti mengatakan hal yang sama maka kita akan melihat dampak yang meluas ke perairan yang lebih dangkal dalam 50 tahun ke depan,” katanya.
Meningkatnya tingkat keasaman air laut diduga terkait dengan meningkatnya gas rumah kaca seperti karbon dioksida di atmosfer. Meningkatnya kadar karbon dioksida di langit memicu pemanasan global, termasuk meningkatnya suhu di laut.
AFP





