Topik
MUI: Aliran Satrio Piningit Sesat
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Majelis Ulama Indonesia, Cholil Ridwan mengaku belum dilibatkan oleh tim Badan Koordinasi Pengawas Aliran Keprcayaan Masyarakat guna menyikapi kasus aliran “Satrio Piningit”. “Kami belum diinformasikan,” ujar Cholil ketika dihubungi, hari ini.
Meski demikian, Cholil mengaku telah banyak mendengar ihwal penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian atas temuan kasus tersebut dari sejumlah media massa. Ia pun sependapat dengan rekomendasi sementara yang disimpulkan olen tim Bakor Pakem.
Menurut dia, kasus ini mengandung unsur penghinaan terhadap agama Islam lantaran menganjurkan pengikutnya melaksanakan ibadah Sholat, Puasa dan Zakat. “Jangankan meninggalkan, sholat pakai bahasa Indonesia saja pengertiannya sudah sesat,” ujarnya.
Aliran Satrio Piningit mulai terkuak setelah Kepolisian Jakarta Selatan menggrebek sebuah rumah di bilangan kebagusan. Aliran yang dipim[pin Agus Imam Solichin ini melarang pengikutnya menunaikan ibadah agama Islam dan menganjurkan seks bersama.
RIKY FERDIANTO






Web via