Indonesia Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Youth Olympic Games


TEMPO Interaktif, Jakarta: Indonesia mendapatkan peluang untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Youth Olympic Games pada 2014. Indonesia akan bersaing dengan enam negara lainnya untuk bisa menjadi tuan rumah ajang kompetisi multicabang bagi atlet berusia 14-18 tahun itu. 

Komite Olimpiade Internasional (IOC), Rabu (4/2), mengumumkan enam negara yang mengajukan usulan menjadi tuan rumah Youth Olympic Games yaitu Cina, Indonesia, Meksiko, Maroko, Polandia, dan Turki.

Bahkan, Jakarta telah diajukan sebagai kota penyelenggaraan kegiatan multi even yang baru akan diselenggarakan untuk pertama kalinya di Singapura pada 2010. Selain Indonesia, Cina dan Polandia juga telah mengajukan nama kota yang menjadi pilihan mereka masing-masing. Cina mengajukan kota Nanjing, sedangkan Polandia mengajukan kota Poznan. 

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia/Komite Olimpiade Indonesia Rita Subowo menjelaskan bahwa pengajuan Indonesia sebagai tuan rumah diserahkan oleh Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra). Sebelumnya juga telah disampaikan kepada Menpora (Menteri Pemuda dan Olahraga). Setelah disetujui baru diserahkan kepada Presiden, dan jawabannya diberikan oleh Menkokesra,” kata Rita ketika dihubungi, Rabu (4/2). 

Rita sendiri masih belum dapat melihat seberapa besar peluang Indonesia untuk menjadi tuan rumah. “Namun untuk persiapan kita tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga,” katanya. Menurut Rita, hanya ada dua tahap presentasi yang harus dilalui sebelum keputusan pada Februari tahun depan. “Dan persyaratannya juga tidak terlalu sulit, tidak boleh banyak membangun infrasturktur baru,” katanya. 

Adapun persyaratan pembatasan jumlah atlet serta nomor-nomor yang dipertandingkan, menurut Rita, juga dapat membuka peluang Indonesia menjadi tuan rumah juga semakin lebar. Jumlah peserta memang dibatasi hanya mencapai maksimal 3500 atlet yang akan berlaga pada 26 cabang olahraga. Setiap cabang pun hanya dibatasi untuk mempertandingkan enam nomor saja. 

EZTHER LASTANIA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X