Menteri Bantah Fenomena Ponari Akibat Buruknya Layanan Kesehatan

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari mengatakan luberan pasien Ponari, dukun cilik, bukan karena buruknya layanan kesehatan dan mahalnya biaya kesehatan, tapi karena masalah kepercayaan.

"Ini masalah belief, yang tidak rasional dan tidak scientific," tuturnya dalam rapat dengar pendapat di Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat, Senin (16/2).

Ponari, dukun cilik asal Jombang Jawa Timur menjadi fenomenal dengan pengobatan spritual yang didatangi pasien hingga 10 ribu orang per hari.

Menurut Menteri Siti, masyarakat sudah dari dahulu mempercayai hal-hal di luar rasionalitas. "Ada hubungannya dengan kejiwaan," imbuhnya. Hal ini, katanya, terlihat jelas ketika banyak pasien sakit yang minta doa oleh ahli-ahli agama.

Ia berharap batu yang digunakan segera dibuang. "Saya dengar akan dibuang ke lumpur Lapindo," ucap Menteri Siti.

DIANING SARI