Pasukan TNI AU Duduki Perumahan Dwikora

TEMPO Interaktif, Depok: Pasukan TNI Anagkatan Udara  masuk dan menduduki kompleks perumahan Dwikora pada dinihari tadi. Ketua RW 06, Syarki Puteh mengatakan,  pasukan TNI AU itu menggunakan perlengkapan huru-hara menerobos masuk ke dalam kompleks perumahan. "Mereka masih muda-muda dan bawa senjata. Jadi kita gak bisa apa-apa," kata  Syarki kepada Tempo.

Ibu-ibu warga kompleks mencoba menghadang. Namun mereka tidak sanggup menahan  gerakan tentara. Menurut Syarki, tidak sampai terjadi bentrokan dalam peristiwa itu. "Saya meminta  warga untuk
tenang," katanya.

Setelah masuk kompleks, pasukan segera mendudki pos kapling yang tadinya digunakan warga. Mereka juga menduduki sebuah rumah kosong untuk dijadikan pos penjagaan.

Syarki menjelaskan, kemarin beberapa perwakilan warga datang ke DPR untuk mengadu. Siang ini, dijadwalkan perwakilan bertemu dengan sejumlah anggota fraksi.  "Saya ingin mereka (TNI AU) menghormati proses hukum yang berlaku,"  kata Syarki lagi.

Kasus ini bermula dari TNI AU yang merasa berhak atas lahan di kompleks  tersebut karena banyak pasukannya yang masih aktif membutuhkan rumah. Sementara  warga perumahan Dwikora, yang sebagian besar adalah purnawirawan TNI AU, merasa memiliki karena ahli waris tanah sudah menghibahkan
tanah ini kepada mereka.

Tia Hapsari