Semarang Akan Gratiskan Biaya Sekolah Menengah Atas

TEMPO Interaktif, Semarang: Setelah menggratiskan sekolah tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip bertekad menggratiskan biaya sekolah tingkat sekolah menengah atas (SMA) mulai pada pertengahan tahun ini. "Itu (sekolah gratis tingkat SMA) sudah menjadi tekad saya," kata Sukawi Sutarip kepada Tempo, Kamis (26/2).

Sukawi menyatakan anggaran sekolah gratis mulai dari SD hingga SMA tersebut akan diambil dari anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan Kota Semarang 2009 dan bantuan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Sekolah gratis SD hingga SMA butuh sekitar Rp 140 miliar," kata Sukawi yang juga Ketua Pengurus Daerah Persatuan Sebakbola Seluruh Indonesia ini. Dana itu di luar kebutuhan gaji guru dan perbaikan gedung sekolah.

Sukawi menyatakan bantuan dari pemerintah pusat melalui bantuan operasional sekolah (BOS) dan dari Provinsi Jawa Tengah saat ini sudah mencapai Rp 70 miliar. Kekurangan itulah yang akan ditambal oleh Kota Semarang. Sukawi menyatakan jumlah siswa SD/Madrasah Ibtidaiyah di Kota Semarang tercatat sebanyak 106.453 siswa, SMP/Madrasah Tsanawiyah mencapai 34.574 siswa sedangkan siswa SMA sekitar 25 ribu siswa.

Sukawi menyatakan sebenarnya sekolah gratis tingkat SMA akan diberlakukan mulai 2009. Tapi, karena masih banyak kendala maka pemberlakukan tersebut diundur. Salah satu kendala tersebut karena pada awal tahun ini banyak sekali bencana berupa banjir di Semarang. "Banyak dana yang tersedot untuk mengatasi bencana," katanya.

Sukawi menegaskan jika kebutuhan siswa tingkat SMA sudah dijamin melalui bantuan dari Pemerintah Kota Semarang, maka para pengelola dilarang untuk memungut biaya dari para siswanya. Sekolah yang terbukti memungut biaya dari siswa akan diperiksa dan diberi sanksi.

ROFIUDDIN