Pembangunan Pasar Turi Kembali Terancam Molor

TEMPO Interaktif, Surabaya:Pembangunan gedung pasar Turi kembali terancam molor dimulai. Pemerintah kota Surabaya menyatakan belum menyelesaikan masalah administrasi rencana lelang pembangunan gedung. "Baru (bisa dimulai) satu hingga satu setengah bulan ke depan," kata Assisten II Kota Surabaya Mukhlas Udin, Senin (2/3).

Sebelum membentuk tim dan melakukan lelang, pemerintah akan kembali melakukan penilaian terhadap kelayakan rencana pembangunan. Penilaian ini meliputi kualitas dan model gedung gedung yang akan dibangun. Selain itu, kata Mukhlas, penilaian ini harus mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya.

Masalah lain yang menjadi kendala belum dimulainya pembangunan, menurut dia, adalah masalah lokasi pembangunan. Sebagian kecil lahan yang direncanakan menjadi bagian gedung pasar merupakan milik PT. Kereta Api Indonesia. "Ini belum kita bicarakan dengan mereka," kata dia.

Sementara itu, perwakilan pedagang pasar Turi merasa kecewa dengan terus tertundanya pembangunan gedung pasar. Bagian Hubungan Masyarakat Tim Pembangunan Paska Kebakaran Pasar Turi Koping menilai pemerintah tidak terbuka dalam menyusun rencana pembangunan. "Kenapa harus ada penilaian ulang," kata dia mempertanyakan rencana pemerintah.

Dia mengatakan sejumlah perwakilan pedagang berencana menemui pemerintah dan calon pengembang pembangunan. Mereka berniat mendesak agar pembangunan gedung pasar segera dilaksanakan.

ANANG ZAKARIA