Pemerintah Akan Bangun 350 Ribu Rumah Susun

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden M. Jusuf Kalla mengatakan pemerintah memutuskan akan membangun 350 ribu unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di 18 kawasan industri. Proyek ini diluar pembangunan 1000 unit tower. Keputusan itu disepakati dalam rapat terbatas di kantor Wakil Presiden, Rabu (4/3).

"Saya sudah lapor Presiden tadi, dan Presiden sudah setuju dengan proposalnya," kata Kalla dalam jumpa pers usai rapat.

Hadir mendampingi Kalla antara lain Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Asyari, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno, Ketua Kadin MS Hidayat, Ketua Himpunan Kawasan Industri Hendra Lesmana, dan Ketua Real Estate Indonesia Teguh Satria.

Kalla mengatakan pemerintah akan meminta kawasan industri menyediakan lahan. Saat ini, telah disiapkan 600 hektar lahan untuk 350 unit rusunawa. Dengan perhitungan satu unit ditempati 4 orang, rusunawa diperkirakan mampu menampung 1 juta pekerja. "10 persen dari total luas kawasan industri digunakan untuk perumahan karyawan," katanya.

Pembangunan rusunawa ini ditargetkan selesai dalam waktu 3 tahun dengan menelan biaya Rp 35 triliun. Lahannya akan disiapkan kawasan industri, dibangun oleh kontraktor atau developer, uang muka dibiayai oleh Jamsostek, kredit konstruksi oleh BTN, dan digunakan oleh pekerja.

NININ DAMAYANTI