Abdul Hadi 'Spesialis' Proyek Bandara di Sulawesi Selatan  

TEMPO Interaktif, Makassar:  Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Abdul Hadi Jamal yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi dikenal suka membantu proyek infrastruktur di daerah ini. "Secara pribadi, ia (Abdul Hadi Jamal) menguntungkan pembangunan Sulawesi Sulatan," kata Syahrul, Rabu (4/3).

Menurut dia, sebagai wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional Sulawesi Selatan, Abdul Hadi, dinilai  mampu mengkomunikasikan beberapa masalah pemerintah daerah dengan pusat. ia mencontohkan  pembangunan sejumlah bandara perintis di Tana Toraja, Masamba dan Selayar, serta pembangunan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar.

Abdul Hadi Jamal ditangkap KPK bersama Darmawati,  staf tata usaha Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, dan Hontjo Kurniawan bos PT Kurnia Jaya Bakti Surabaya. Penangkapan Abdul Hadi berlangsung di persimpangan antara Cassablanca dan Jalan Jenderal Sudirman. Ia mengendarai Honda Jazz yang di dalamnya ada uang sebesar US$ 90 ribu dan Rp 54,5 juta.

Hontjo Kurniawan bos PT Kurnia Jaya Wira Bakti Surabaya, ditangkap di apartemennya di bilanagan Jakarta Barat. Ketiganya tersangka kasus suap proyek percepatan pembangunan fasilitas laut dan udara di wilayah Indonesia Timur.

IRMAWATI