Rumah Susun Industri Untungkan Pengusaha dan Pekerja

TEMPO Interaktif, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla memperhitungkanpembangunan rumah susun sewa di lingkungan industri akan sangat menguntungkan banyak pihak. Pengelola industri maupun pengusaha akan diuntungkan dari segi waktu dan jarak, biaya transportasi bagi pekerja, serta mengurangi kemacetan di kawasan industri.

"Buruh juga akan mendapat pendapatan yang lebih baik," katanya dalam jumpa pers usai rapat soal rencana pembangunan 350 ribu rusunawa di lingkungan Industri, Rabu (4/3). 

Ia memperkirakan sebanyak 3 juta orang pekerja terserap jika proyek ini terlaksana. Dengan perhitungan 1 satu unit butuh 10 orang pekerja. "Meski tidak bersamaan, ini untuk mengantisipasi krisis global," katanya.

Tidak seperti proyek 1000 tower rusunami, Kalla menjamin tidak ada kendala lahan dan perizinan. Ia akan meminta seluruh gubernur dan bupati untuk mempercepat perijinan. " Tidak ada masalah di situ," katanya.

Bagi para pekerja, ia melanjutkan, tidak akan dikenakan persyaratan khusus yang ingin menempati rusunawa. Asalkan yang bersangkutan terdaftar menjadi anggota Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Setiap unit akan disewakan dengan harga rata-rata Rp 400 ribu.

NININ DAMAYANTI