Lensa Kontak Bikin Anak Percaya Diri

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dibandingkan kacamata, lensa kontak membuat anak merasa berpenampilan lebih baik. Mereka juga lebih bebas bergerak, berolahraga dan merasa lebih diterima di pergaulan. Hal ini terbukti dari penilitian terhadap 484 orang.

 


Banyak penelitian yang telah membuktikan efek dari penggunaan kacamata terhadap persepsi diri dan orang lain. Tapi mayoritas penelitian serupa dilakukan pada orang dewasa,” kata Jeffrey J. Walline, peneliti dari College of Optometry di Ohio State University.


Hasil laporan penelitian ini diterbitkan dalam rilis terbaru American Academy of Optometry edisi Maret. “ Penelitian membuktikan kacamata masih diasosiasikan dengan rendahnya persepsi diri pada orang dewasa, jika mereka mengenakannya sejak kanak-kanak.”


Anak-anak yang mengikuti penelitian ini berusia 8-11 tahun. Secara acak 237 orang diminta menggunakan kacamata dan 247 lagi menggunakan lensa kontak selama tiga tahun. Selama masa tersebut, peneliti menguji perubahan pada persepsi diri anak. Seperti misalnya penerimaan di masyarakat, kompetensi akademik, kompetensi atletik, penampilan fisik dan perilaku.


Di akhir masa penelitian, anak-anak dengan lensa kontak memiliki skor yang secara signifikan lebih tinggi dalam hal persepsi diri akan penampilan fisik, kompetensi atletik dan kompetensi sosial. Sementara kepercayaan diri akademis lebih tinggi pada pengguna lensa kontak yang tak suka pakai kacamata. “Secara umum, anak-anak dengan masalah mata lebih bisa menikmati aktifitas rekreasion tanpa kacamata dibanding ambil risiko memecahkan kacamata mereka,” kata Walline.


(HealthDay News)